Semut nur yang terletak di sederetan TANAH LOT, bali, indonesia, dengan pasir yang hitam dan dekat dengan muara suangai. Dii pantai ini punya cerita kenapa dinamakan (SEMUT NUR) dari cerita warga sekitar. dulunya sekitaran pantai banyak pemungkiman penduduk, dan dengan bergulirnya waktu ada kejadian dimana sekumpulan semut yang meratakan desa dan menibun desa. (SEMUT) adalah hewan yang kecil, tetapi punya team work yang kuat dan (NUR) ber artikan rumah.
SEMUT NUR ( rumah semut), katanya di bawah luasan tanah dan sawah yang membentang di sekitaran pantai semut nur ini terdapat puing - puing yang tertimbun seperti perkakas dapur, dan semua yang dulunya tertimbun, untuk kepastianya belum bisa di buktikan karena hanya menurut cerita dari salah satu warga sekitar. Di pantai ini kerap pagi sore dal malam di ramaikan aktifitas beribadah karena mayoritas hindu, dan di ujung pantai ini terdapat tempat sembahyang/ pura. dengan karang yang hitam, debur ombak ramaikan suasana para pemancing dan pelancong.
Kebetulan waktu itu sekitar jam 11:00 wib saya baru sampai sana, ya belum terlalu ramai, sekilas melihat ujung kanan pantai, terlihat pantai tanah LOT yang terkenal itu, untuk memasuki ke pantai ini akan lebih cocok menggunakan motor, karena parkir juga free ( waktu itu ). tidak jauh dari seputaran pantai / sebelum menuju ke pantai banyak villa, baik villa pribadi atau hanya untuk di sewakan, dan tempat sewa kendaraan bermotor. Meski belum ramai pengunjung, tempat ini masih alami,,,karena di sekitaran pantai ini belum terdaapat aku melihat orang berjualan semacam minuman dan makanan, perlu anda coba selagi liburan ke bali berikut beberapa documentasi yang saya dapat, semoga bisa buat gambaran.
karena tidak bawa kail, aku pinajm orang yang sedang mancing disitu,ya meski tidak dapat ikan
tapi yang terpenting bisa nikmati suasana sekitar
karang hitam yang membetang di pesisir pantai semut nur
ujung pura di pesisir pantai semut nur
jangan tertipu dengan ini, karena saya ambilnya dari sela2 batu karang,,
agar dapet view yang wah hehe
salah satu patung yang berdiri kokoh di pinggiran tembok menyambut ke halaman pure
halaman pura, sekiratan pantai semut nur
sebelum menuju ke parkiran, anda akan di sambut view pemandangan
dengan beriring debur ombak dan angin membelai tubuh
sekian dulu ya,, besok kalau jalan jalan lagi saya share lagi
untuk kelengkapan cerita/ kepastianya, bisa coment di bawah buat penduduk asli bali yang betul2 tau cerita semut nur bali ini,
" NIKMATI LAH LANGKAH KAKIMU DENGAN KIASAN HEMBUS NAFASMU, SEBELUM KAU DI NIKMATI WAKTU YANG AKAN TERBUANG SIA - SIA KARENA SALAH MENGGUNAKAN WAKTU "
Tidak ada komentar:
Posting Komentar